Percantik, Kreasi Selimut Memanfaatkan Kain Perca
Ditulis oleh UKM PKM   
Sabtu, 22 Juli 2017 12:19
Purworejo (22/7/17) – Memanfaatkan limbah kain perca para pelaku bisnis fashion yang semakin berkembang, Mahasiswa UMP memanfaatkannya menjadi produk selimut yang diberi merk PERCANTIK (Perca Cantik). Dijabarkan oleh Sistra Putri selaku ketua tim bahwasanya pada era modern saat ini bisnis fashion pada masyarakat semakin berkembang, tidak hanya itu trend fashion yang selalu berubah setiap saat menjadikan peluang bisnis yang menjanjikan untuk para pelaku bisnis. “Banyaknya produk fashion yang ada membuat banyak pula limbah (perca) yang diperoleh. Sehingga, kami mempunyai ide untuk meminimalisir limbah yang ada menjadi barang yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual, salah satunya dengan membuat kain perca menjadi selimut,”ujar Sistra Putri Utami Ketua kelompok.

Dalam pengerjaannya Sistra Putri Utami dibantu oleh ketiga anggotanya yakni Annis Riana Cahyati, Shafira Rachmi dan Mariyatun. Atas inovasi dan kreasinya memanfaatkan limbah kain perca menjadi selimut mendapat apresiasi lolos pendanaan tahun 2017 dari kemeristek dikti melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan.

Produk selimut berimerek “PERCANTIK” karena dari limbah dipercantik (digunakan kembali) untuk digunakan sebagai barang yang cantik dan layak jual. Berbagai macam produk selimut mungkin sudah banyak dipasaran, akan tetapi perbedaanya dari produk yang lain dari segi desain konsumen bisa memesan ukuran selimut, desain selimut bolak balik, serta harga ekonomis.Selain membuat produk selimut, kami juga membuat produk turunan dari PERCANTIK yaitu bros dari kain perca.
Ditambahkan oleh anggota tim, Annis Riana Cahyati mengungkapkan bahwa Produk PERCANTIK selain untuk meminimalisir limbah juga menjadi salah satu upaya meningkatkan potensi lokal. “Dengan memanfaatkan limbah kain perca yang ada di Purworejo yang selama ini hanya menjadi tumpukan limbah, oleh karenanya dengan adanya inovasi baru berupa selimut dari kain perca diharapkan dapat mengurangi limbah di sekitar Purworejo dan dapat meningkatkan potensi lokal Kabupaten Purworejo,”ungkapnya.

“Untuk saat ini, kami hanya menjual produk selimut. Akan tetapi, untuk kedepannya kami berencana untuk menambahinovasi produk baru seperti bendera hiasan, sarung tangandapur danalas untukperalatan dapur.Untuk pemasaran sendiri tidak hanya secara langsung kepada pembeli tetapi juga secara online salah satunya melalui instagram,”ungkap Sistra Putri.  

Selimut percantik juga mengikuti beberapa event untuk memperkenalkan produk, seperti halnya mengikuti expo yang diadakan di kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo.

 “Selimut percantik menjadi salah satu produk yang inovatif, sepintas kain perca ini adalah kain yang tidak memiliki manfaat, tetapi bagi orang-orang kreatif dan inovatif sisa kain ini dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk yang berguna dan memiliki nilai jual. Dengan harga yang ekonomis selimut percantik dapat menarik minat ketika dipasarkan,” ujar Murry harmawan Saputra, S.E, M.Sc. selaku dosen pembimbing.