22 Mahasiswa UM Purworejo telah mengikuti Pradiklatsar Mapala Surya Rimba angkatan ke 20
Ditulis oleh UKM Mapasuri   
Selasa, 04 Desember 2018 13:30

Pra-Pendidikan dan Latihan Dasar (Pra-Diklatsar) adalah salah satu kegiatan alam bebas yang tahun ini mulai dilakukan oleh UKM Mapala Surya Rimba. Pra-Diklatsar merupakan rangkaian kegiatan yang harus diikuti oleh calon anggota Mapasuri sebelum resmi menjadi anggota muda Mapasuri. Setelah menjalankan Pra-Diklatsar selama 3 hari, para calon anggota selanjutnya akan menjalankan proses Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar).

Kegiatan Pra-Diklatsar dan Diklatsar tahun ini memiliki tema “Grow Up Togheter With Mapasuri” dengan tujuan para calon anggota diharapkan dapat mengembangkan potensi dirinya bersama Mapasuri. Pra-Diklatsar kali ini memilih lokasi Kawasan Pegunungan Menoreh Selatan, lebih tepatnya di Taman Wisata Goa Batu Sikantong, Kaligesing. 22 peserta Pra-Diklatsar yang dibagi menjadi 3 kelompok mengaplikasikan materi 3 Divisi seperti Rimba Gunung, Rock Climbig dan Caving. Para peserta sebelumnya diberi materi mengenai 3 divisi tersebut dan mengaplikasikannya saat kegiatan Pra-Diklatsar.

“Kegiatan Pra-Diklatsar Mapala bagi saya sangat bermanfaat, saya mendapatkan ilmu yang tidak saya dapatkan sebelumnya. Pra-Diklatsar Mapala juga mengajarkan hidup bukan sekadar hidup tapi juga perlu bergerak dan berkembang. Tetaplah menjadi keluarga yang baik” ujar Wiwit N. A. salah satu peserta Pra-Diklatsar Mapasuri angkatan 20.

Pra-Diklatsar Mapasuri dilaksanakan selama 3 hari, dari hari Jumat – Minggu, 30 November – 2 Desember 2018. Selama kegiatan berlangsung cuaca sangat mendukung untuk memberi materi dan aplikasi materi di alam terbuka.

Selain Wiwit, Panji Nugraha salah satu ketua kelompok dalam kegiatan Pra-Diklatsar juga mengatakan “Kesan yang mendalam bagi saya karena saya ditunjuk menjadi ketua kelompok. Saya dituntut untuk memahami berbagai karakter dari anggota kelompok saya. Dalam momen ini, jiwa kepemimpinan kami mulai terbentuk.”

“Melihat tahun-tahun sebelumnya yang terhalang izin orang tua karena kegiatan Diklatsar dilaksanakan full 6 hari, maka dari itu proses penerimaan anggota baru kali ini dibuat menjadi 2 sesi yang masing-masing dilaksanakan selama 3 hari. Selain terhalang izin orang tua, alasan akan tertinggal banyak mata kuliah jika dilaksanakan 6 hari full juga menjadi pondasi dari konsep terbaru ini.” ujar Adina Subekti selaku Koordinator Lapangan kegiatan ini.