Direktur Human Capital dan Sistem Informasi PT Wika Beton Tbk Bahas Kompetensi Lulusan Teknik Sipil
Ditulis oleh Panitia   
Senin, 14 Januari 2019 08:49
Purworejo- Untuk menjadikan program studi unggul dan berdaya saing tinggi maka tidak cukup hanya dengan kegiatan perkuliahan, tetapi juga penelitian, pengabdian masyarakat serta membangun jejaring skala nasional. Salah satunya diadakannya kuliah pakar pada hari kamis 10 Januari 2019 dengan tema Kompetensi Lulusan Teknik Sipil Mendatang, yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dengan mendatangkan narasumber dari kalangan praktisi yang berkompeten. Seperti yang kita ketahui bahwa perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk adalah salah satu anak perusahaan dariPT Wijaya Karya (persero) Tbkyang usahanya bergerak di bidang beton precast. Lulusan teknik sipil diharapkan mempunyai sifat agility, care dan excellent untuk bisa bersaing di dunia usaha terutama BUMN, ungkapnya Eko Riyanto selaku ketua panitia.

Narasumber pada kuliah pakar ini adalah Ir. Mursyid Suyadi MBA, selaku direktur Human Capital dan Sistem Informasi, ia menyampaikan materi bagaimana strategi meningkatkan pengetahuan Teknik Sipil (prestasi akademik yang baik), kemampuan manajerial (kepemimpinan/organisasi), kemampuan komunikasi (hubungan interpersonal, public speaking) bagaimana agar memiliki etika yang baik (integritas komitmen, budi luhur/akhlaqul karimah).

Pada kesempatan kuliah pakar ini juga disampaikanmengenai alur rekrutmendi PT Wika Beton Tbk. “Penyampaian materi mengenai alur rekrutmendi PT Wika Beton Tbk diharapkan supaya mahasiswa Teknik Sipil UMP bisa mempersiapakn sejak dini dan belajarnya lebih semangat lagi.Selain itu disampaikan pula mengenai karakter manusia di WIKA. Termasuk di dalamnya budaya kerja di perusahaan konstruksi serta pengembangan sumber daya manusia. Perubahan istilah human resources ke human capital intinya adalah besar kecilnya institusi/perusahaan dinilai dari orang yang bekerja di dalamnya mempunyai value, contoh value mereka adalah agility, care, excellent, person harus trengginas, peduli dan orientasi lebih baik. Serta harus punya bencmarking terjemahan titik pandang atau panutan”.

Narasumber memberi masukan kaitannya dengan peninjauan kurikulum, “Sebaiknya ada mata kuliah etika, enterpreuner, walaupun 1 (satu) sks, mengadakan kuliah umum/ pakar bisa dari kalangan birokrat/pemerintahan, konsultan perencana, kontraktor di bidang teknik sipil minimal sekali dalam satu semester”.

Terakhir acara ditutup oleh Dekan Fakultas Teknik Bapak H. Muhamad Taufik MT. Beliau berharap setelah acara kuliah pakar ini, Prodi Teknik Sipil bisa menjalin kerjasama (MOU) dengan PT Wika Beton Tbk guna meningkatkan akreditasi program studi. Selain itu, untuk kegiatan lainnya seperti penelitian-penelitian di bidang teknik sipil (riset akademik), kunjungan industri (field trip), kerja praktik, magang, maupun lulusan Teknik Sipil UMP nantinya ada yang bisa bergabung bekerja di PT Wika Beton Tbk.