Tim Penelitian UMP Berbagi Ilmu dengan Penyandang Disabilitas Purworejo
Ditulis oleh Tim Penelitian UMP   
Selasa, 13 Agustus 2019 08:40
Pada hari Senin, 12 Agustus 2019 Tim Penelitian yang dipimpin oleh Singgih Arif Widodo, S.T, M.Kom mengakhiri kegiatan Program Penelitian Dosen Pemula 2019 dengan tema: Al Fatihah Reflection Therapy. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni pada hari Rabu, 7 Agustus 2019 dan Senin, 12 Agustus 2019. Program Penelitian Dosen Pemula merupakan salah satu program penelitian dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberikan edukasi sekaligus motivasi bagi para penyandang disabilitas yang tergabung dalam kelompok Difable People Organization (DPO) Purworejo. Bentuk dari kegiatan ini ialah terapi psikologis melalui pendekatan spiritual yakni dengan merefleksi kandungan surat Al Fatihah.
 
Berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah H. Nasrudin, M.S.I yang merupakan salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo. Dosen yang mengampu mata kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan tersebut memberikan materi terkait dengan keistimewaan surat Al Fatihah serta bagaimana memaknainya dalam keseharian. Sementara itu, narasumber kedua pada kegiatan ini adalah Widyaning Hapsari, M.Psi, Psikolog, salah satu dosen di Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo. Dalam kegiatan ini, beliau memberikan materi mengenai teknik terapi melalui refleksi dari surat Al Fatihah sebagai self healing (penyembuhan diri) dari permasalahan-permasalahan psikis sehari-hari.
 
Acara yang dilangsungkan di rumah Bapak Slamet, salah satu coordinator wilayah DPO Restu Abadi dihadiri oleh delapan orang peserta yang terdiri dari tuna netra dan tuna daksa. Lima orang mahasiswa dari Prodi Teknologi Informasi dan Psikologi turut membantu teknis pelaksanaan kegiatan. Selain materi langsung dari narasumber peserta juga mendapatkan modul yang terdiri dari ringkasan materi dan juga lembar latihan agar peserta dapat mempelajari kembali dan melakukan terapi secara mandiri.
 
Kegiatan ini sangat baik dan kami sangat apresiasi karena mampu memberikan motivasi dan menjadikan kami lebih semangat dalam menapaki hari-hari kedepan sebagai orang disabilitas. Harapannya kegiatan ini dapat berlanjut untuk diberikan juga bagi keluarga-keluarga penyandang disabilitas, karena banyak keluarga yang masih belum menerima kondisi anggota keluarganya yang disabilitas”, ungkap Suroso ketua DPO Purworejo. Selaku ketua penelitian, Singgih Arif Widodo juga memiliki harapan yang sama, dimana kegiatan tersebut dapat dikembangkan secara lebih luas untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini496
mod_vvisit_counterKemarin2267
mod_vvisit_counterMinggu ini15551
mod_vvisit_counterBulan ini51191
Kami memiliki 19 tamu online