Gelar Seminar Penulisan, Lembaga Bahasa UM Purworejo Hadirkan Novelis Amerika
Ditulis oleh Humas   
Rabu, 25 September 2019 14:42
Senin, 23 September 2019, Lembaga Bahasa Universitas Muhammadiyah Purworejo menggelar acara Bincang Penulisan Bersama Novelis Amerika. Acara yang digelar di Ruang Seminar Kampus Timur UM Purworejo ini diikuti oleh puluhan siswa perwakilan dari SMA se Kabupaten Purworejo beserta guru pendamping dan juga mahasiswa UM Purworejo. Mengangkat Tema "Kiat Menulis Karya Sastra yang Mendunia", acara ini mendatangkan narasumber dari Amerika Serikat yaitu Lian Gouw yang dikenal sebagai penulis novel Only a Girl yang juga merupakan pendiri Dalang Publishing.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB yang diawali dengan sambutan oleh ketua panitia, Herlina Setyowati, M.Pd dan Dr. Siska Desy Fatmaryanti, M.Si selaku Wakil Rektor 1 yang sekaligus membuka acara tersebut.  

Dalam sambutannya, Dr. Siska menyampaikan bahwa perkembangan literasi sekarang ini semakin cepat sehingga kita harus siap untuk membuka diri, salah satunya dengan mempublikasikan hasil karyanya.   

"Kita harus membuka diri dengan perkembangan yang sekarang sangat cepat. Kerjasama dengan publishing adalah sebuah impian dari kita semua. Kita menulis jangan hanya disimpan dalam buku atau hanya menumpuk di perpustakaan saja, tapi juga harus dipublikasikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Siska berharap agar acara ini dapat menambah pengetahuan peserta dalam menulis khususnya novel serta memberikan motivasi untuk lebih giat menulis. “Semoga membuat kita bersemangat untuk naik ke tingkat menjadi penulis dan karyanya bisa diterbitkan," pungkasnya.

Acara kemudian berlanjut pada acara inti, yaitu bincang penulisan yang disampaikan oleh Lian Gouw dari California, Amerika Serikat. Bertindak sebagai narasumber pada acara tersebut, Lian Gouw dikenal sebagai seorang penulis Amerika yang sangat peduli dengan Bahasa Indonesia. Hal ini terbukti dengan kegemarannya menulis novel tentang Indonesia yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk dipasarkan di berbagai negara di dunia.

Menurutnya, untuk menerjemahan sebuah novel atau tulisan lainnya ke dalam bahasa lain, kita harus mengerti kebudayaan masing-masing daerah atau negara tersebut. Selain itu, menjadi seorang penulis juga harus mampu menghargai waktu serta berlatih secara konsisten sehingga kemampuan menulis dapat terus berkembang.

Dirinya juga menambahkan, jika karyanya ingin berhasil, maka dalam menulis harus menyampaikan kata-kata yang berguna bagi orang lain atau intinya harus ada sesuatu yang disampaikan kepada masyarakat demi kebaikan sesama manusia. Lian Gouw juga berpesan agar terus memperbanyak menulis sehingga dapat menghasilkan karya-karya yang berguna bagi diri sendiri maupun orang lain. Acara kemudian diakhiri dengan sesi tanya-jawab dari peserta dan foto bersama dengan narasumber.

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini452
mod_vvisit_counterKemarin2267
mod_vvisit_counterMinggu ini15507
mod_vvisit_counterBulan ini51147
Kami memiliki 17 tamu online