Kasman Singodimejo dianugerahi gelar Pahlawan Nasional
Ditulis oleh Humas   
Jumat, 09 November 2018 11:31
 
Kasman Singodimejo yang lahir di Purworejo, 25 Februari 1904 merupakan tokoh pejuang kemerdekaan yang aktif dalam organisasi Muhammadiyah. Tokoh yang namanya diabadikan sebagai nama Auditorium di UMPurworejo tersebut sangat berjasa dalam terbentuknya Indonesia sebagai negara kesepakatan atau darul mitsaq sehingga menjadi suatu bangsa yang kuat, utuh, dan bersatu. Hal ini nampak dalam perumusan sila pertama Pancasila tentang ketuhanan yang maha esa yang sempat mengalami dead lock. Beliaulah orang yang berjasa dalam menyelesaikan perbedaan pendapat tentang sila pertama dari Pancasila sehingga dapat diterima oleh berbagai pihak dengan mengedepankan persatuan bangsa.
 
Semasa muda Kasman aktif menjadi anggota organisasi Jong Islamieten Bond, salah satu peserta Kongres Pemuda tahun 1928. Kasman juga merupakan Komandan PETA (Pembela Tanah Air) Jakarta. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum dari Recht Hoge School Jakarta. Kemampuannya di bidang hukum ini di kemudian hari membawanya menjadi Jaksa Agung setelah Indonesia merdeka.
 
Sebagai tokoh muhammadiyah, beliau haruslah dijadikan sebagai salah satu tokoh teladan yang patut dijadikan panutan generasi muda dengan atribut sifatnya yang humanis, ramah, dan bersahaja. Rektor UMPurworejo, Drs. H. Supriyono, M.Pd, yang turut hadir dalam penganugerahan di Istana Negara turut bangga dengan gelar tersebut hingga namanya diabadikan sebagai nama auditorium. Beliau berharap bahwa mahasiswa UMPurworejo dapat menjadi sosok Kasman Singodimejo baru di era milenial ini yang dapat mengharupkan nama almamater, muhammadiyah, Pemerintah Kabupaten, dan bangsa secara luas.
 
Acara diawali dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pembacaan surat Keputusan Presiden Nomor 123/TK tahun 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Selanjutnya, Presiden Jokowi menyerahkan gelar berupa piagam kepada masing-masing ahli waris.